KulitLife Style

Perawatan Untuk Kulit Kering Sensitif Dan Tips Pola Hidup Sehat

Kesehatan memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Sebagai insan yang berakal kita memiliki kewajiban untuk menjaga kesehatan dan melakukan perawatan diri. Misalnya, ketika kulit kita bermasalah, maka kita harus segera melakukan perawatan untuk kulit kering sensitif untuk mengatasinya. Selain itu, sejak usia remaja hingga dewasa kita juga perlu menerapkan pola gaya hidup sehat sebagai usaha kita dalam menjaga kesehatan diri.

Tips Merawat Kulit Kering Sensitif

Kulit wajah Anda terasa kering, bersisik, atau bahkan gatal dan mengelupas? Itu tandanya tipe kulit Anda adalah kering dan sensitif. Namun, jangan khawatir, di bawah ini akan kami bagikan tips perawatan untuk kulit kering sensitif.

1. Kurangi aktivitas di ruangan ber-AC atau tempat yang panas terlalu lama

Jika Anda sulit menghindari ruangan ber-AC atau tempat yang terlalu panas, maka pastikan Anda menggunakan pelembab ekstra dan tabir surya. Pilihlah tabir surya yang tidak mengandung benzofenon, tetapi memiliki kandungan zinc oxide dan titanium oxide di samping SPF. Bahan-bahan ini sangat cocok untuk kulit sensitif.

2. Pilih sabun wajah yang tepat

Sabun wajah yang tidak tepat dapat membuat kulit Anda terasa kering dan sangat kencang setelah cuci muka. Untuk menghindari itu, pilihlah produk sabun wajah yang tidak mengandung sodium lauryl sulfate, karena bahan tersebut dapat mengurangi kelembaban kulit. Jangan lupa gunakan air dingin saat mencuci muka dan lakukan pijatan yang lembut.

3. Penuhi kebutuhan air putih yang cukup

Perawatan untuk kulit kering sensitif juga bisa dilakukan dengan mengatur pola hidup sehat, salah satunya yakni mengonsumsi air putih. Pastikan Anda telah meminum setidaknya 8 gelas air putih dalam sehari. Air putih tidak hanya bermanfaat untuk menghindari dehidrasi, tetapi juga dapat memperbaiki kulit yang kering dan sensitif menjadi lebih baik.

4. Gunakan masker wajah

Untuk mengembalikan kelembaban kulit Anda, jangan lupa gunakan pula masker wajah setiap 2-3 kali dalam seminggu. Pilih masker yang memiliki klaim moisturizing atau masker alami seperti dari madu dan lidah buaya. Namun, jika Anda memilih masker alami, pastikan bahan itu benar-benar aman untuk kulit wajah Anda, karena tidak semua bahan alami tersebut cocok untuk kulit wajah yang sensitif.

Tips Gaya Hidup Sehat untuk Remaja

Selain melakukan perawatan untuk kulit kering dan sensitif, para remaja juga perlu menerapkan gaya hidup sehat sebagai bekal pada masa tua nantinya. Apalagi usia remaja merupakan masa-masa produktif yang sering kali melakukan berbagai hal tanpa memperhatikan kondisi kesehatan tubuhnya. Maka dari itu, perlu adanya beberapa gaya hidup sehat remaja yang harus dilakukan, contohnya sebagai berikut.

1. Rajin berolahraga

Apakah Anda adalah seseorang yang senang berolahraga? Selain olahraga fisik, seperti berenang, senam, jogging, atau lainnya, remaja juga perlu melakukan olahraga otak, seperti mengisi teka-teki silang, membaca buku, memecahkan permasalahan, dan lain-lain. Olahraga otak ini dapat mengurangi risiko terkena kepikunan dini atau Alzheimer.

2. Mengatur pola makan

Para remaja sering kali lebih suka makan makanan cepat saji dibandingkan sayuran. Padahal, konsumsi makanan seperti itu tidak memberikan nutrisi dan bahkan memiliki risiko kesehatan jangka panjang. Maka dari itu, selain menerapkan pola hidup sehat dan bersih, biasakan pula untuk mengonsumsi makanan yang rendah kalori, tinggi serat serta vitamin.

3. Menjaga berat badan

Terlalu gemuk atau terlalu kurus sama-sama tidak baik untuk kesehatan. Jika berat badan dirasa terus bertambah, Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Kurangi makanan yang terlalu banyak mengandung gula atau karbohidrat. Lakukan diet sehat secara alami tanpa menggunakan obat-obatan pelangsing.

4. Perbaiki kualitas tidur

Waktu istirahat yang cukup sangat penting bagi remaja yang sedang mengalami fase pertumbuhan dan perkembangan. Hindari melakukan banyak aktivitas pada malam hari dan luangkan waktu untuk tidur siang selama 15 menit agar tubuh terasa lebih segar.

Pola Hidup Salah yang Menyebabkan Gagal Ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh kita yang bertugas untuk menunjang metabolisme tubuh secara keseluruhan. Sayangnya, banyak dari kita melakukan pola hidup yang menyebabkan gagal ginjal. Berikut ini 4 kebiasaan yang sering dilakukan, yang dapat memicu terjadinya gagal ginjal.

1. Kurang mengonsumsi air putih

Selain bermanfaat sebagai perawatan untuk kulit kering sensitif, konsumsi air putih juga penting dilakukan untuk mengurangi risiko gagal ginjal. Tubuh yang memiliki risiko gagal ginjal biasanya ditandai dengan adanya rasa mudah lelah, sering haus, warna urine lebih pekat, serta frekuensi buang air kecil yang menurun.

2. Konsumsi makanan kemasan

Makanan ringan dalam bentuk kemasan mengandung kadar garam yang cukup tinggi. Jika Anda sering mengonsumsi makanan-makanan seperti ini, ginjal akan mengalami kelebihan kalsium saat mengolah urine, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal. Mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, daging, dan kacang-kacangan adalah salah satu contoh pola makan sehat.

3. Menahan buang air kecil

Apakah Anda salah satu orang yang sering menahan buang air kecil? Jika benar, sebaiknya hentikan kebiasaan itu sekarang! Kebiasaan buruk ini tentu akan menahan urine semakin lama di dalam kandung kemih, dan justru membiarkan bakteri mudah berkembang biak di dalamnya.

4. Merokok

Merokok juga menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Kebiasaan buruk ini dapat mengakibatkan tekanan darah menjadi tidak terkontrol atau bahkan memperlambat aliran darah menuju organ vital, seperti ginjal, sehingga risiko gagal ginjal pun meningkat.

Pola Hidup Sehat Promil (Program Kehamilan)

Program kehamilan penting untuk dilakukan, terutama pada beberapa kondisi tertentu seperti usia pasangan lebih dari 30 tahun atau usia pernikahan lebih dari 6 bulan dengan intensitas berhubungan yang cukup namun belum ditemukan tanda-tanda kehamilan. Untuk menunjang program tersebut, terdapat pola hidup sehat yang harus dilakukan, di antaranya yakni:

1. Olahraga teratur

Konsultasikan pada dokter Anda, olahraga apa yang bisa Anda dan pasangan lakukan beserta intensitasnya. Lakukan secara rutin sesuai anjuran dokter dengan diimbangi oleh asupan makanan bergizi.

2. Atur pola makan sehat

Beberapa pola makan sehat untuk program hamil yang penting dilakukan yaitu mengonsumsi makanan-makanan yang bernutrisi untuk meningkatkan kesuburan kandungan serta kualitas sperma. Terapkan pola makan yang baik untuk menjaga tubuh terhindar dari obesitas atau kekurangan berat badan.

3. Istirahat yang cukup

Meskipun Anda dan pasangan sama-sama memiliki kesibukan, Anda juga harus mempunyai waktu istirahat yang cukup. Hindari sering begadang atau melakukan aktivitas berat pada malam hari. Jangan lupa luangkan waktu 15-20 menit untuk tidur siang, agar tubuh tetap segar.

Cara Hidup Sehat untuk Ibu Hamil

Pola hidup sehat ibu hamil muda sebenarnya tak jauh berbeda dengan pola hidup sehat pada program kehamilan. Namun, terdapat beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan ibu serta janin yang tumbuh di dalamnya, beberapa di antaranya yakni:

  1. Memperhatikan pola asupan makanan.
  2. Perhatikan kondisi emosional, karena selama masa kehamilan terjadi perubahan hormon.
  3. Waspada dengan tanda bahaya kehamilan, seperti munculnya flek atau pendarahan ringan saat trimester pertama, cairan vagina yang berubah warna, atau muntah secara terus-menerus.
  4. Mempererat hubungan dengan pasangan, baik secara fisik maupun psikis.
  5. Rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Itulah penjelasan lengkap mulai dari tips perawatan untuk kulit kering sensitif hingga pola hidup sehat yang dapat diterapkan oleh remaja dan ibu hamil. Bagaimanapun kesehatan adalah hal paling utama yang harus kita jaga. Ingatlah bahwa mencegah lebih daripada mengobati.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button