BadanKecantikanPerawatan Tubuh

Perawatan Badan Secara Tradisional Untuk Calon Pengantin

Calon pengantin mana yang tidak ingin melakukan perawatan wajah dan tubuh menjelang hari spesialnya tiba? Agar dapat tampil memukau, bersih, dan wangi biasanya para calon pengantin rutin melakukan perawatan selama menuju hari pernikahan.Berikut terdapat 4 rekomendasi perawatan badan secara tradisional yang dapat dilakukan oleh para calon pengantin!

Oukup

Perawatan tradisional pertama yang dapat dilakukan oleh para calon pengantin adalah Oukup. Perawatan tubuh berupa mandi uap tersebut berasal dari tanah Karo, Sumatera Utara. Tidak hanya dilakukan untuk para calon pengantin, Oukup juga merupakan perawatan tradisional setelah melahirkan yang biasa dilakukan oleh perempuan di tanah Karo.

Orang-orang tanah Karo percaya bahwa, perawatan ini mampu mengeluarkan racun jahat yang ada di dalam tubuh dan menghilangkan bau tidak sedap. Selain itu, Oukup juga dipercaya dapat kembali memulihkan kesegaran tubuh, mengencangkan kulit, dan membuat kulit nampak lebih cerah alami. Oukup biasa dilakukan dengan menggunakan 40 jenis rempah yang terdapat di Indonesia.

Tellu Sulapa Eppa

Adapun perawatan badan secara tradisional selanjutnya adalah Tellu Sulapa Eppa yang berasal dari Bugis. Dalam bahasa Indonesia, Tellu Sulapa Eppa berarti Tiga Segi Empat. Maknanya adalah harmoni yang tercipta dari 4 unsur alam, 4 kualitas alam, dan 4 cairan penyusun yang ada dalam kehidupan manusia.

Perawatan tersebut dilakukan dengan cara meminum minuman hangat dan memberikan lulur khas Bugis pada perempuan yang akan melangsungkan pernikahan. Lulur yang terbuat dari campuran beras hitam, jeruk nipis, pandan, dan akar ginseng tersebut dalam bahasa Bugis diberi nama Bedda Lotong. Lulur ini diyakini dapat melancarkan peredaran darah dan membersihkan kulit secara merata.

Tangas

Berikutnya, calon pengantin  bisa cantik alami dengan perawatan tradisional bernama Tangas yang berasal dari Jakarta. Proses dalam perawatn ini diawali dengan pijat lulur dan dilanjutkan dengan mandi uap.

Dalam tahapan mandi uapnya, calon pengantin akan mandi menggunakan uap yang berasal dari rebusan rempah. Adapun rempah-rempah yang digunakan adalah bunga kantil, melati, mawar, jeruk, jahe, minyak tangas, biji pala, dan daun pandan. Proses penguapan berlangsung lebih kurang selama 30 menit.

Batangeh

Terakhir, para calon pengantin dapat melakukan perawatan tradisional dengan cara mandi uap menggunakan ramuan rempah khas Minangkabau. Perawatan tersebut biasa disebut dengan nama Batangeh.

Perawatan Batangeh ini dipercaya dapat membantu menghilangkan aroma tidak sedap yang muncul dari dalam tubuh calon pengantin. Selain itu, dengan melakukan perawatan Batangeh, kulit akan menjadi lebih kencang dan segar. Rempah yang digunakan untuk perawatan ini di antaranya adalah sirih, pandan, sereh, usa harum, dan bunga kenanga.

Nah, itulah ulasan terkait 4 jenis perawatan badan secara tradisional yang dapat dilakukan oleh para calon pengantin sebelum hari H tiba. Pilihlah jenis perawatan yang sesuai dengan keperluan. Pastikan bahan yang digunakan aman dan tidak memiliki efek samping untuk kulit badan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button