Uncategorized

Anak Muda Wajib Tahu! Inilah Pola Makan Sehat Untuk Remaja

Remaja seringkali memilih makanan cepat saji karena rasanya yang enak, bervariasi dan simple. Namun kebiasaan makan yang tidak baik dapat mempengaruhi kesehatan loh. Pola makan sehat untuk remaja harus diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan organ, jaringan dan otak serta perubahan hormonal pada remaja.

Seorang remaja perlu minum air yang cukup, membatasi makanan olahan dan minuman manis serta melakukan aktivitas fisik untuk mencegah obesitas. Berikut adalah tips untuk memperbaiki pola makan remaja agar lebih sehat.

Tidak melewatkan sarapan

Sarapan memiliki berbagai manfaat, seperti memberi energi lebih banyak, membantu anak lebih fokus dan mengurangi keinginan makanan manis. Namun, masih banyak anak remaja yang melewatkan sarapan, sehingga seringkali anak mudah mengantuk di pagi hari karena tidak memiliki energi yang cukup.

Sebisa mungkin ibu menyiapkan sarapan yang mudah, kaya gizi dan sesuai dengan pola makan sehat remaja. Sebagai contoh, ibu dapat membuat menu sarapan simple berupa roti isi, susu, telur dadar atau oatmeal yang dicampurkan dengan buah.

Kurangi minuman mengandung gula

Pola makan sehat untuk remaja yang selanjutnya adalah dengan mengurangi konsumsi minuman yang mengandung gula berlebih. Remaja cenderung menyukai makanan dan minuman manis, seperti jus, kopi, minuman bersoda serta boba yang sedang kekinian saat ini.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan asupan gula anak usia 2-18 tahun tidak boleh lebih dari 6 sendok teh atau 100 kalori sehari, tidak termasuk gula alami dalam buah, sayur dan susu.

Gula dapat membuat tubuh tidak mudah kenyang sehingga selalu ingin makan, hal tersebut dapat memicu obesitas. Selain itu, gula dapat menyebabkan karies pada gigi.

Makan buah dan sayur

Sebagian anak dan remaja susah makan buah dan sayur sehingga menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral. Namun, untuk menjalankan pola makan sehat untuk remaja, ibu perlu memastikan anak mengonsumsi buah dan sayur setidaknya satu porsi dalam sehari.

Ibu dapat menyajikan buah segar seperti stroberi, anggur atau semangka. Sementara untuk memenuhi kebutuhan sayur, ibu dapat menyiapkan sayur sop dengan sosis, buncis dan wortel.

Kurangi makanan cepat saji

Makanan cepat saji menjadi makanan yang digemari oleh remaja, seperti ayam goreng, keripik kentang dan minuman bersoda. Untuk menjalankan pola hidup sehat, sebaiknya kurangi makanan cepat saji karena makanan tersebut mengandung garam dan gula tinggi, kadar lemak tinggi, kalori berlebihan, tidak cukup kalsium dan zat besi serta rendah serat.

Oleh karena itu, sangat disarankan anak-anak dan remaja untuk mengurangi makanan cepat saji karena tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan.

Itulah beberapa tips pola makan sehat untuk remaja yang dapat Anda jadikan referensi. Selain bermanfaat untuk remaja, pola makan yang sehat tersebut dapat diterapkan pada perawatan wajah untuk busui, loh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button